Sistem Pengaduan Publik Terintegrasi untuk Kendali Pelayanan yang Lebih Tertata, Terukur, dan Responsif.
Membuat suara masyarakat masuk dalam satu sistem yang tertata, dapat ditindaklanjuti, dan dapat dipantau langsung oleh pimpinan.
Tantangan nyata dalam pengelolaan pengaduan publik yang selama ini dihadapi oleh pemerintah daerah.
Laporan masyarakat masuk melalui berbagai saluran yang tidak terpusat, sehingga sulit diverifikasi, ditelusuri, dan ditindaklanjuti secara sistematis.
Gubernur dan pimpinan OPD memerlukan satu dashboard yang memperlihatkan kondisi pelayanan publik secara menyeluruh dan real-time.
Setiap OPD perlu menerima disposisi laporan secara resmi, terstruktur, dan dapat dipertanggungjawabkan dengan rekam jejak yang jelas.
Pelapor perlu mengetahui bahwa laporannya diterima, diproses, dan ditindaklanjuti — bukan sekadar terkirim tanpa kejelasan.
Setiap laporan yang masuk diverifikasi, diteruskan kepada OPD yang berwenang, ditindaklanjuti, diperbarui hasilnya, dan dapat dipantau hingga tingkat pimpinan sebagai bahan evaluasi pelayanan publik.
Gambaran antarmuka utama Sistem E-Lapor. Isi form, kirim laporan, dan saksikan sistem bekerja secara simulatif.
Pendekatan implementasi awal dilakukan secara bertahap agar sistem berjalan efektif, terukur, dan dapat disempurnakan sebelum diperluas dalam kerangka provinsi.
Program ini mendukung terbentuknya sistem pelayanan publik yang lebih modern, lebih tertata, dan lebih mudah dipantau. Dalam perspektif kepemimpinan, Sistem E-Lapor dapat menjadi bagian dari legacy penguatan pelayanan publik Provinsi Sumatera Barat yang responsif, terukur, dan berbasis kendali pimpinan.
Sistem E-Lapor dirancang untuk membantu Pemerintah Provinsi Sumatera Barat menghadirkan mekanisme pengaduan publik yang lebih tertata, mudah dipantau, dan mendukung pengambilan keputusan pimpinan secara lebih cepat dan terukur.